NEWS  

Hindari Disebut Wartawan Abal-abal, SMSI Bondowoso Sarankan Ikut UKW

Bondowoso – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bondowoso menegaskan pentingnya Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas, profesionalisme, dan integritas insan pers di era digital saat ini. UKW dinilai menjadi tolok ukur kemampuan wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik sesuai standar etika dan kaidah yang berlaku.

Ketua SMSI Bondowoso, Arik Kurniawan, mengatakan bahwa wartawan memiliki peran penting sebagai penyampai informasi kepada masyarakat. Karena itu, setiap jurnalis harus memiliki kompetensi yang jelas agar produk jurnalistik yang dihasilkan berkualitas, akurat, dan dapat dipercaya.

“UKW bukan sekadar formalitas, tetapi bukti bahwa seorang wartawan memahami tugas, fungsi, serta tanggung jawab profesinya. Ini penting agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan berimbang,” ujarnya.

Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi dan maraknya berita bohong, kehadiran wartawan yang kompeten menjadi kebutuhan mendesak. Wartawan yang telah mengikuti UKW diharapkan mampu bekerja secara profesional, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, serta memahami aturan hukum pers.

SMSI Bondowoso juga mendorong seluruh wartawan, khususnya yang tergabung dalam media siber, agar terus meningkatkan kapasitas diri melalui pelatihan maupun mengikuti UKW sesuai jenjang masing-masing.

“Dengan wartawan yang kompeten, maka media akan semakin dipercaya publik. Ini juga menjadi upaya menjaga marwah profesi jurnalistik,” tambahnya.

Melalui momentum tersebut, SMSI Bondowoso berharap kesadaran pentingnya UKW semakin meningkat sehingga kualitas pers daerah mampu bersaing secara nasional dan tetap menjadi pilar demokrasi yang sehat.

BACA JUGA :  SMSI Bondowoso Tegaskan Komitmen Pers Sehat di Tengah Gempuran Media Baru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *